Vaksin Astrazeneca Bisa Ampuh Lawan Virus Varian Inggris

Asal usul pandemi Covid-19 begitu rumit sehingga dibutuhkan penelitian selama bertahun-tahun sehingga diketahui asal muasal virus tersebut. “Akan tetapi, meskipun jumlah antibodi yang diproduksi lebih sedikit, para ahli beranggapan bahwa jumlah tersebut masih dapat efektif membunuh virus,” jelasnya. Masyarakat juga turut mempertanyakan mengenai efektivitas vaksinasi Covid-19 melawan varian-varian baru ini. Bahkan dalam sebuah pernyataan, Moderna menyebut dosis penguat yang diformulasikan secara khusus untuk varian B.1.351 lebih efektif. Pembuat vaksin Moderna hari Rabu lalu juga melaporkan, bahwa dosis penguat yang memberikan setengah dosis dari vaksinnya, saat ini meningkatkan tanggapan kekebalan terhadap varian B.1.351 dan P.1.

Vaksin Astra Zaneca ampuh melawan varian baru covid

Kemenkes Asfsel menegaskan pembeli vaksin AstraZeneca mereka bukan berasal dari anggota Uni Afrika . “Jadi kami sekarang telah menguji 16 mutasi yang berbeda, dan tidak satupun dari mereka memiliki pengaruh yang signifikan. Badan Pengawas Obat dan Makanan telah mengeluarkan izin penggunaan darurat vaksin AstraZeneca sebelum tiba di Indonesia.

Di sisi lain, penelitian yang dilakukan Universitas Witwatersrand ini belum ditinjau rekan sejawat. Tetapi tidak ada alasan untuk panik kaena virus tidak selalu menjadi lebih berbahaya melalui mutasi. Ketika rekor kasus infeksi yang berlangsung berturut-turut selama beberapa hari, India kekurangan oksigen dan tempat hunian di kamar darurat dipenuhi pasien.

Vaksin berasal dari vektor virus yang memicu jawaban imunitas perlindungan tubuh. Disebutkan pemberian satu dosis vaksin mencukupi untuk mengembangkan antibodi pencegah Covid-19.Juga penyimpanan vaksin relatif mudah pada kulkas yang lazim. Sedangkan untuk pressure B.1.1.7 atau dikenal varian ‘Kent’ yang merupakan varian paling dominan Inggris, efektivitas vaksin Pfizer-BioNTech mencapai 93 persen.

Sementara itu, Prof. Sarah Gilbert yang memimpin pengembangan vaksin di Oxford menegaskan vaksin tetap harus melindungi dari penyakit yang parah. Menurut keterangannya, pengembang kemungkinan akan memiliki versi suntikan yang dimodifikasi terhadap varian Afrika Selatan pada akhir tahun ini. Mutasi Virus Corona Cluster 5 di Denmark dan Cerpelai Zombie Mutasi virus corona pada cerpelai di Denmark memicu kekhawatiran baru pada efek vaksinasi yang baru saja dimulai. Virus mutasi yang disebut Cluster 5 itu bisa menulari manusia dengan dampak yang belum diketahui. Selama akhir pekan, Afrika Selatan juga memberlakukan larangan penerbangan karena diyakini bahwa pressure virus vorona baru dari Inggris juga ditemukan di sana.

Ilmuwan vaksin virus dari Pfizer, Phil Dormitzer, mengatakan mutasi virus jenis N501Y diduga menjadi penyebab penularan yang lebih besar belakangan ini. Dormitzer juga mencatat bahwa mutasi virus corona varian E484K yang ditemukan di Afrika Selatan sama mengkhawatirkannya dengan mutasi virus yang merebak di Inggris. Munculnya berbagai varian baru corona tersebut membuat ilmuwan khawatir apabila vaksin tidak dapat melindungi masyarakat dari varian baru tersebut. Dilansir dari Reuters, vaksin yang dikembangkan oleh Pfizer dan BioNTech berhasil melawan varian baru virus corona yang ditemukan di Inggris dan Afrika Selatan. Studi oleh Pfizer dan ilmuwan dari University of Texas Medical Branch menunjukkan bahwa vaksin corona yang mereka kembangkan efektif menetralkan virus dengan mutasi N501Y pada protein spike virus SARS-CoV-2.

Dengan adanya lonjakan kasus, membuat negara produsen vaksin ingin mengutamakan lebih dulu untuk masyarakatnya sendiri. Menurut Neil Ferguson, peneliti dari Imperial College London, varian Delta menyebar lebih cepat hingga berpotensi memicu gelombang ketiga Deposit Pulsa Tanpa Potongan COVID-19 di Inggris. Panel serum manusia dari 20 partisipan diuji oleh peneliti usai diberikan vaksin Covid-19 dengan mutasi utama. Panel serum manusia dari 20 partisipan diuji oleh peneliti usai diberikan vaksin Covid-19 dari Pfizer dengan mutasi utama.

Seorang petugas kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 buatan Oxford-AstraZeneca di Rumah Sakit Foch di Suresnes, dekat Paris, Perancis France, Feb. eight, 2021. Varian Corona B1351 Afrika Selatan yang dijuluki para ahli varian raja, pertama kali ditemukan di Bali, 25 Januari 2021. Direktur Lembaga Biologi Molekuler Eijkman Prof Amin Subandrio menjelaskan, di luar varian baru Corona yang ditemukan. Mutasi Corona sudah terdeteksi sejak tahun lalu, termasuk mutasi D614G yang kini mendominasi di Indonesia.

Uji coba terhadap vaksin yang dikembangkan bersama Universitas Oxford tampaknya hanya memberikan perlindungan terbatas terhadap penyakit yang disebabkan virus corona varian Afrika Selatan. JAKARTA, AYOCIREBON.COM –Vaksin AstraZeneca bisa ampuh dalam melawan mutasi Covid-19 varian Inggris. Vaksin AstraZeneca sendiri dijadikan salah satu vaksin untuk program vaksinasi nasional selain Sinovac. Dr Tang mengatakan bahwa vaksin AstraZeneca tidak menunjukkan adanya perlindungan yang baik untuk varian virus corona Afrika Selatan. Ahli virologi Inggris menemukan bahwa vaksin AstraZeneca tidak bisa melawan varian baru virus corona Afrika Selatan.